Kolase Jana Frost terasa seperti pintu kecil yang tiba-tiba terbuka ke ruang arsip yang selama ini diam, berdebu, dan sering dianggap selesai. Di tangannya, potongan gambar lama tidak lagi menjadi sisa visual yang hanya pantas disimpan di folder, rak, atau memori digital yang jarang dibuka. Ia memperlakukan arsip seperti bahan hidup yang bisa dipindahkan, disusun…
